PMI Sukoharjo — Ular Tangga Kemanusiaan menjadi salah satu metode PMI Sukoharjo untuk mensosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. Kegiatan yang di kemas layaknya permainan ular tangga yang biasa di mainkan oleh anak-anak pada umumnya itu, di nilai efektif untuk menarik perhatian warga sekitar.


Terbukti, pada Minggu (24/2), warga yang tengah beraktivitas di Car Free Day Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, sangat antusias dengan Ular Tangga Kemanusiaan yang digelar oleh Komunitas Forpis PMI Sukoharjo. Terlebih bagi warga yang saat itu mengajak sang buah hati berusia 5 hingga 12 tahun, tidak luput dari partisipasi. Karena selain permainan Ular Tangga Kemanusiaan, Forpis PMI Sukoharjo juga mensisipi kegiatan mewarnai gambar serta dolanan tradisional dengan tema bencana alam.


“Sambil menunggu giliran permainan ular tangga, anak-anak juga dapat mengikuti kegiatan mewarnai gambar dengan tema bencana alam dan juga dolanan tradisional. Kegiatan seluruhnya di pandu oleh adik-adik Forpis PMI Sukoharjo,” ujar Santi Staf Markas PMI Sukoharjo.


Seperti permainan ular tangga anak-anak pada umumnya, permainan Ular Tangga Kemanusiaan PMI juga memiliki cara permainan yang sama. Terdapat kotak dadu sebagai sarana memperoleh angka untuk berjalan sesuai jumlah angka yang di dapat. Hanya saja, dalam Ular Tangga Kemanusiaan PMI ini, pemain yang secara langsung berjalan di atas alas permainan ular tangganya, karena Ular Tangganya berukuran besar.


“Permainannya hampir sama dengan main ular tangga itu. Jadi kita berjalan sesuai angka yang di dapat oleh dadu. Jika ketemu tangga kita naik, jika ketemu ular berarti kita turun. Hanya saja dalam setiap kolom angka kita sisipi tema untuk sosialisasi. Misal di kolom angka tertentu, setiap pemain yang berhenti di kolom tersebut mendapat informasi sesuai tema. Karena kemaren temanya bencana alam, maka kita sisipi informasi terkait bencana alam,” jelas Santi.


Koordinator Forpis PMI Sukoharjo Andi Joko Susilo menuturkan, kegiatan yang di gelar Forpis PMI Sukoharjo bukan kegiatan kali pertama. Sebelumnya, Forpis seringkali mengadakan kegiatan yang sama di Car Free Day Alun-alun Satya Negara Sukoharjo.


“Hanya temanya kita sesuaikan dengan momentum saat ini kak. Saat ini potensi bencana sangat tinggi, kita berharap dapat mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Bahkan dari anak-anak agar mulai tertanam di dalam benaknya apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Melalui permainan Ular Tangga Kemanusiaan ini diharapkan menjadi sarana sosialisasi dan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk mereka,” tutur Andi.


Salah satu peserta bernama Amel kelas 4 SD MIN 2 Sukoharjo mengaku senang dan menikmati permainan Ular Tangga Kemanusiaan. Menurutnya permainan tersebut sangat menarik dan seru. Karena selain dapat bermain ular tangga raksasa, Ia juga memperoleh pengetahuan tentang bencana alam. “Seru kak! Asyik. Ada doorprise nya lagi bikin nambah seru,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *