PMI — Donasi kemanusiaan yang digalang PMI Jawa Tengah dari masyarakat melalui Dompet Kemanusiaan Suara Merdeka, selain untuk membangun tempat ibadah, juga disalurkan untuk pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs – setingkat SMP) Alkhairaat di Biromaru, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah.

Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan oleh Kepala Markas PMI Jateng Mu’rifah, Ketua PMI Sigi H. Agus Lamakarate, Pengurus Besar Alkhairaat Pusat KH. Mansur A Baba didampingi oleh Kemenag Kab. Sigi, Camat Biromaru dan tokoh masyarakat Desa Mpanau, Biromaru – Sigi.

“Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Jawa Tengah, semoga bangunan ini bermanfaat untuk mendidik kader-kader penerus bangsa yang sholih-sholihah dan berilmu manfaat,” ujar Mu’rifah saat meletakkan batu pertama pembangunan MTs. Alkhairaat, Kamis siang (25/7) sebagaimana di lansir laman pmi.or.id.

Ketua PMI Sigi H. Agus Lamakarate mengungkapkan terima kasihnya atas bantuan dari Jawa Tengah ini. “Kami sampaikan terima kasih kepada PMI Jateng dan masyarakat Jateng yang telah mendukung pembangunan madrasah dengan biaya Rp 1 Milyar,” ungkap Agus.

Pembangunan direncanakan selama 3  bulan ke depan. “Bangunan yang dirancang ramah gempa ini, nantinya terdapat 4 ruang belajar yang dilengkapi alat pemadam api, wastafel, kamera pengawas, soundsystem, dan peralatan lainnya,” jelas Agus Lamakarate.

Pengurus Besar Alkhairaat Pusat KH. Mansur A Baba mengatakan rasa syukur atas kepedulian masyarakat Jateng. “Alhamdulillah wa syukurillah, kami hanya bisa mengucapkan terimakasih dan mendoakan untuk masyarakat Jateng agar selalu diberi kesehatan dan berlimpah berkah, Amin,” kata Mansur dengan mata berkaca-kaca.

Sambutan positif juga disampaikan Ridwan Abdullah, tokoh masyarakat Biromaru. Ia mengakui bahwa bantuan tersebut nantinya akan sangat bermanfaat. “Insya Allah menjadikan berkah bagi masyarakat Jateng dan pengajar madrasah semakin bersemangat mendidik siswanya,” kata Ridwan yang juga diamini oleh Khatijah Kepala MTs Alkhairaat sembari menitikkan airmata bahagia saat menerima bantuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *