Kabar PMI — Naas dialami dua bocah warga dukuh Serut desa Serut kecamatan Nguter Sukoharjo. Dua bocah yang diketahui bernama Bima Wahyu Saputro (10) dan Hafis Al Huda (8) tersebut tenggelam di Embung Serut yang tidak jauh dari rumah mereka, Kamis (12/12).

Kejadian terjebut diketahui oleh salah seorang warga bernama Nur Khotimah yang tengah melintas di areal embung. Nur yang menaruh curiga karena melihat sepeda ontel beserta kaos dan sendal jepit tanpa ada orang disekitarnya, kemudian memberitahu kepada warga lain.

Warga mendekat ke lokasi embung. Tak disangka, di dalam embung terlihat sesosok jasad bocah yang telah mengapung. Warga kemudian melapor ke pihak berwajib untuk meminta pertolongan.

Menerima informasi adanya kecelakaan air (Laka Air) di kecamatan Nguter Sukoharjo, PMI Kabupaten Sukoharjo segera mendatangi TKP untuk turut membantu evakuasi dan pencarian korban tenggelam.

Tidak berselang lama setelah jasad korban pertama dievakuasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari PMI, SAR Sukoharjo, Damkar Sukoharjo, Relawan, TNI, POLRI berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad korban kedua yang tenggelam.

Kapolsek Nguter AKP Banuari mengatakan, korban diketahui tenggelam sekitar Pukul 10.45 WIB, di duga keduanya tenggelam karena tidak bisa berenang.

Hasil visum dr. Dhika Ambar Kusuma Puskesmas Nguter menyatakan dalam jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal murni karena tenggelam.

Kedua jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.