Selamat datang di Website Resmi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukoharjo.
Melalui laman ini, kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat mengenai kegiatan kemanusiaan, pelayanan donor darah, serta berbagai program sosial yang dilaksanakan oleh PMI Sukoharjo.
Kami berharap kehadiran website ini dapat menjadi sarana komunikasi, informasi sekaligus edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat dalam menumbuhkan semangat kepedulian, solidaritas, dan kemanusiaan.
Mari bersama PMI Kabupaten Sukoharjo, kita wujudkan masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan berjiwa sosial tinggi.
Terima kasih atas kunjungan Anda, dan selamat menjelajahi berbagai informasi dan layanan yang kami sediakan.
Mengapa harus bayar saat kita membutuhkan darah dari PMI?+
Biaya yang dikeluarkan per kantong darah merupakan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD),
yaitu biaya untuk pemeliharaan darah agar tetap dalam kondisi aman dan layak digunakan
seperti saat berada di dalam tubuh manusia.
Apa saja tugas PMI?+
Tugas PMI meliputi pelayanan donor darah, bantuan kesehatan dan ambulans, penanggulangan bencana, bantuan kemanusiaan, serta edukasi dan pelatihan kepalangmerahan.
Bagaimana cara menghubungi PMI Sukoharjo?+
Anda dapat menghubungi kami melalui halaman Kontak di website kami atau datang langsung ke kantor PMI Kabupaten Sukoharjo.
Bagaimana cara mendonorkan darah?+
Anda dapat mendonorkan darah dengan datang langsung ke UDD PMI Sukoharjo atau mengikuti jadwal mobile unit donor darah yang diumumkan di website, aplikasi dan media sosial resmi.
Mengapa kita perlu donor darah?+
Kebutuhan darah sangat besar karena setiap delapan detik terdapat satu orang yang membutuhkan
transfusi darah di Indonesia. Selain itu, pendonor mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis
seperti suhu tubuh, denyut nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin. Proses donor darah relatif
aman.
Kenapa ketika membutuhkan darah prosesnya lama?+
Proses permintaan darah transfusi di PMI memerlukan pemeriksaan crossmatch,
yaitu uji kecocokan antara darah pasien dan darah pendonor untuk mencegah efek yang merugikan.
Secara keseluruhan, proses ini membutuhkan waktu paling lama tiga jam sampai darah siap diberikan.
Apa syarat-syarat untuk mendonorkan darah?+
Pendonor harus sehat jasmani dan rohani, berusia 17 sampai 60 tahun atau hingga 65 tahun bagi pendonor rutin,
memiliki berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal, kadar hemoglobin 12,5–17,0 gr/dL,
serta memenuhi interval minimal dua bulan sejak donor terakhir sesuai PERMENKES Nomor 91 Tahun 2015.
Apa yang harus dipersiapkan sebelum donor darah?+
Pendonor dianjurkan tidur cukup, makan sebelum donor, banyak minum seperti air, jus, atau susu,
serta dalam kondisi rileks. Setelah donor, pendonor tetap dapat beraktivitas seperti biasa
dengan menghindari aktivitas fisik berat.
Apakah donor darah dapat menyehatkan?+
Setelah donor darah, tubuh akan menggantikan volume darah dalam waktu 48 jam,
dan sel darah merah akan diperbarui dalam empat hingga delapan minggu.
Proses ini membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.
Siapa yang tidak diperbolehkan mendonorkan darah?+
Donor darah tidak dianjurkan bagi penderita penyakit jantung, paru-paru, kanker,
hipertensi, diabetes melitus, kelainan perdarahan, epilepsi, hepatitis B atau C,
sifilis, HIV/AIDS, ketergantungan narkoba, alkohol, atau berdasarkan pertimbangan medis lainnya.
Kapan seseorang harus menunda donor darah?+
Donor darah perlu ditunda apabila sedang sakit, pasca operasi, setelah transfusi,
tato atau tindik, kehamilan, menyusui, vaksinasi, atau setelah berada di daerah endemis malaria
sesuai dengan ketentuan waktu penundaan masing-masing kondisi.